Mulai dari Diri Topik 1 Filosofi Pendidikan Indonesia

Mulai dari Diri Topik 1 Filosofi Pendidikan Indonesia

Filosofi Pendidikan Indonesia

Halo semua, pada artikel kali ini saya ingin membagikan contoh jawaban dari LMS PPG Prajabatan Mulai dari Diri pada Topik 1 Mata Kuliah Filosofi Pendidikan Indonesia.

Perjalanan Pendidikan Nasional – Siapa Saya sebagai Seorang Guru?

Maknai dan hayati pertanyaan-pertanyaan ini sebagai panduan dalam menulis refleksi.

Pengalaman yang Membuat Kehilangan Motivasi untuk Bersekolah

Satu pengalaman yang membuat saya kehilangan motivasi untuk bersekolah adalah saat ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan namun terkendala biaya dan kemampuan akademis saya yang pas-pasan. Akibatnya, saya tidak bisa langsung melanjutkan ke perguruan tinggi pada saat itu.

Peristiwa yang Membantu Saya Berkembang sebagai Seorang Pembelajar

Dari pengalaman kehilangan motivasi tersebut, saya sadar bahwa ada sesuatu yang harus diubah dalam diri saya. Saya mulai mencoba berbagai cara agar bisa melanjutkan pendidikan. Dari perjalanan tersebut, saya banyak belajar dan berkembang sebagai seorang pembelajar.

Sosok Guru yang Menginspirasi

Menurut saya, pengalaman adalah guru terbaik. Namun, sosok yang paling menginspirasi saya adalah ayah saya sendiri. Sejak kecil, beliau sering mendongengkan kisah-kisah penuh hikmah yang membentuk cara berpikir saya dalam memaknai hidup.

Pengalaman Berkesan Bersama Guru Tersebut

Banyak pengalaman berharga yang saya dapatkan dari ayah saya dalam kehidupan sehari-hari. Ketegasan dan kewibawaannya dalam menghadapi masalah serta pelatihan mental agar tidak mudah menyerah masih tertanam dalam benak saya hingga saat ini. Salah satu nasihat beliau yang selalu saya pegang adalah:

“Jangan takut berbeda dari orang kebanyakan. Jadilah dirimu sendiri dan lakukan apa yang kamu mau.”

Penerapan Inspirasi dari Guru dalam Mengajar

Ajaran dan prinsip ayah saya selalu menjadi pegangan dalam hidup saya. Saya sering meniru ketenangan dan kewibawaannya dalam mengambil keputusan, sikap pantang menyerah dalam mencapai tujuan, serta keberanian untuk berbeda ketika saya merasa ada hal yang kurang tepat.

Misalnya, di lingkungan saya, banyak yang menganggap sepele pendidikan tinggi karena berasal dari lingkungan yang tidak familiar dengan kuliah. Namun, saya tetap berusaha keras agar bisa melanjutkan pendidikan meskipun situasi tidak mendukung. Dalam kelas yang saya ampu nanti, saya ingin menanamkan nilai-nilai tersebut kepada peserta didik.

Refleksi

Mengapa Saya Memilih Menjadi Guru?

Dari berbagai pengalaman hidup dan ketidakpuasan terhadap sistem pendidikan di Indonesia, saya akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang guru. Saya ingin berkontribusi dalam menciptakan pendidikan yang sesungguhnya, yaitu pendidikan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempelajari hal-hal yang benar-benar mereka minati. Dengan begitu, mereka dapat mengembangkan potensinya secara optimal.

Sekian pembahasan mulai dari diri topik 1 filosofi pendidikan Indonesia, semoga bermanfaat.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *